Make your own free website on Tripod.com
Keanekaragaman

 

HomeProfilePeranan BiologiKeanekaragamanLatihanPhotosBiografiLinks

ryu_fuzie@yahoo.co.id

KEANEKARAGAMAN

HAYATI

 

KOMPETENSI DASAR

Merumuskan konsep keanekaragaman hayati melalui kegiatan pengamatan tehadap lingkungan sekitar

 

Standar Kompetensi

Siswa mampu mengaplikasikan prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup untuk mempelajari keanekaragaman dan peran keanekaragaman hayati bagi kehidupan

 

 

 

 

 

 

Keanekaragaman hayati adalah keanekaragaman makhluk hidup yang menunjukkan keseluruhan variasi gen, spesies, dan ekosistem suatu daerah. Keanekaragaman hayati ditunjukkan dengan adanya variasi makhluk hidup yang meliputi bentuk, penampilan, jumlah serta ciri lain. Penyebabnya adalah faktor genetik (faktor yang bersifat relatif konstan atau stabil terhadap morfologi (fenotip) organisme), dan factor lur (factor yang bersifat relatif labil terhadap morfologi organisme).


Keanekaragaman hayati mencakup tiga tingkatan pengertian yang berbeda, yaitu keanekaragaman gen, keanekaragaman jenis,dan keanekaragaman ekosistem.

1. Keanekaragaman Gen

Keanekaragaman gen adalah keanekaragaman individu dalam satu jenis makhluk hidup. Gen adalah substansi terkecil/unit dasr yang membawa faktor keturunan. Gen terdapat di dalam kromosom yang tersusun atas molekul rantai dobel heliks yang disebut DNA. DNA berperan menyampaikan informasi genetik kepada keturunannya, serta mengatur proses perkembangan dan metabolisme. Setiap makkluk hidup memiliki jenis dan jumlah gen yang berbeda-beda. Bakteri memiliki 1.000 gen, jamur 10.000gen, dan marmot 100.000 gen. jumlah gen terbesar dimiliki oleh tumbuhan berbunga, yaitu mencapai lebih dari 400.000 gen. Struktur DNA.


2. Keanekaragaman Jenis

Keanakaragaman jenis menunjukkan seluruh variasi yang terdapat pada makhluk hidup antar jenis (interspesies) dalam satu marga. Keanekaragaman jenis lebih mudah diamati daripada keanekaragaman gen. perbedaan antarspesies makhluk hidup dalamsatu marga atau genus lebih mencolok shingga lebih mudah diamati daripada perbedaan antarindividu dalam satu spesies. Misalnya nangka, keluwih, dan sukun ketiganya termasuk dalam genus yang sama, yaitu Arthocarpus.


3. Keanekaragaman Ekosistem

Ekosistem adalah komunitas organic yang terdiri atas tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme bersama lingkungan fisik dan kimia tempat hidup atau habitatnya. Antara komunitas organik, habitat, serta factor-faktor fisik dan kimia dalam suatu ekosistem selalu berinteraksi. Factor fisik meliputi iklim, air, tanah, udara, cahaya, suhu, dan kelembapan. Factor kimia meliputi tingkat keasaman, kandungan mineral, dan salinitas. Factor fisik dan kimia disbut komponen abiotik.


Komponen organik yang terdiri atas hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme disebut komponen biotik. Sebagai suatu system, komponen ekosistem (biotik dan abiotik) merupakan suatu kesatuan yang di dalamnya terjadi proses pengambilan dan perpindahan energi (energika), daur materi, dan produktivitas. Contoh keanekaragaman ekosistem antara lain ekosistem pantai, ekosistem sawah, ekosistem terumbu karang, dan ekosistem hutan.

a. Ekosistem Pantai

Ekosistem pantai letaknya berbatasan dengan ekosistem darat, laut, dan daerah pasang surut. Ekosistem pantai dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Di daerah ini dihuni oleh ganggang, anemon laut, remis, kerang, landak laut, bintang laut, dan ikan-ikan kecil. Bila tanah di daerah pasang surut berlumpur maka kawasan ini berupa hutan bakau yang memilki akar napas.


b. Ekosistem sawah

Merupakan ekosistem buatan yang terdapat di daerah pertanian, biasanya ditanami dengan satu jenis tanaman misalnya padi, kadelai, atau jagungsehingga keanekaragamannya rendah.


c. Ekosistem terumbu karang

Pada ekosistem terumbu karang terdapat berbagai jenis ikan, ganggang, dan hewan invertebrate dan hanya dapat tumbuh di dasar perairan yang jernih. Terumbu karang terbentuk dari kerangka hewan Coelenterata.


d. Ekosistem hutan

Ekosistem hutan memiliki cirri ditumbuhi berbagai jenis pohon besar dan kecil termasuk tumbuhan paku dan anggrek. Hewan pada hutan antara lain berbagai jenis serangga, burung, monyet, orang utan, kambing dan harimau.

 


Copyright(c) 2007 Ryu-Fuzie Company. All rights reserved.